December 2, 2022

IKA Timnas Iran dicoret berasal dari Piala Dunia 2022, Timnas Italia meminta jadi penggantinya? Sekarang, kencang desakan kepada FIFA untuk mencoret Timnas Iran berasal dari Piala Dunia 2022.

Lantas, apa penyebabnya? Kondisi politik di Iran sedang tidak menentu kala ini. Hal itu sebab tersedia seorang perempuan asal Iran, Mahsa Amini, yang dianggap meninggal dunia sebab pukulan polisi moral Iran, sebab mengfungsikan baju yang tidak cocok ketentuan.

Namun, Kedutaan Besar Iran di Jakarta membantah kabar di atas. Mereka menyebut Mahsa Amini meninggal dunia sebab ada masalah irama jantung.

Namun, gara-gara isu pemukulan sudah tersebar luas, perpecahan nampak di berbagai lokasi Iran hingga mengakibatkan korban jiwa. Masalah di atas sesudah itu disambungkan bersama dengan cara pemerintah Iran yang melarang wanita memandang pertandingan langsung di stadion.

Larangan di atas disebut banyak pihak sebagai wujud intervensi pemerintah setempat kepada Federasi Sepakbola Iran (FFIRI). Karena itu, jurnalis Iran dan aktivitis Hak Asasi Manusia yang berkoordinasi bersama dengan sebuah firma hukum di Spanyol, mengeluarkan surat kepada FIFA.

Mereka menuntut Timnas Iran dicoret berasal dari Piala Dunia 2022. Bahkan surat berikut juga mendapat dukungan sejumlah eks pemain Timnas Iran layaknya Ali Karimi dan Mehi Mahdavikia.

Jika Piala Dunia FIFA sebabkan cara ekstrem bersama dengan mencoret Iran, siapa yang dapat masuk mengambil alih mereka? Sebenarnya desakan mencoret Iran telah terlihat sejak Maret 2022.

Saat itu, media asal Italia Sportmediaset membawa dampak spekulasi. Mereka menyebut Italia sebagai calon pengganti Iran kecuali benar dicoret dari Piala Dunia 2022. Penyebabnya karena tidak cuman negara lain yang gagal lolos ke Promo Piala Dunia 2022, Italia menduduki ranking Piala Dunai FIFA yang paling tinggi, yaitu peringkat 6 dunia.

Menarik menanti respons FIFA selanjutnya. Satu hal yang pasti kecuali Piala Dunia FIFA mencoret Iran, ditakutkan hal ini menjadi biasa dan berpotensi terulang di jaman mendatang.